Senin, 07 Mei 2018

Kenaikan Isa Almasih

Ascension Day of Jesus


“Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa.” (Yoh 16:28).


Sebelum Yesus terangkat ke surga, ada tugas dan janji yang disampaikanNya (Matius 28;19-20). Tugas atau amanat tersebut itu masih berlaku hingga kini sampai nanti Ia datang yang kedua kalinya . kita patut bersukur bahwa kita masih diberikan waktu dan kesempatan untuk melaksanakan amanat AgungNya. janjiNya pun masih berlaku bahwa Ia akan menyertai kita, bahkan Ia telah mengirimkan Roh KudusNya untuk menjadi Penolong bagi kita. Mari kita menjadi saksi kasihNya bagi dunia yang membutuhkan kasih Tuhan Yesus yang kekal itu.


Setelah 40 hari menyatakan diri di tengah-tengah murid-muridNya, kemudian meninggalkan murid-muridNya dan naik ke surga dari Bukit Zaitun, lalu kemudian berjanji akan datang kembali untuk menjemput kita. Tujuannya adalah untuk membuktikan bahwa Ia betul-betul bangkit dari antara orang mati dan betul-betul hidup.
Dengan demikian kenaikan Yesus ke surga merupakan salah satu tonggak dasar iman percaya kita karena dengan kenaikan ke sorga, Kristus membuktikan Dia Allah penguasa surga. kenaikanNya, menyediakan tempat bagi kita, sehingga setiap orang percaya yang hidup seturut Firman Allah, pasti akan menerima keselamatan yang kekal di dalam surga.

Ada 3 hal ,tujuan TUHAN Yesus kembali ke surga :

1. Mendewasakan murid-muridNya. Yoh 16 :7-15


Berbahagialah mereka yang percaya, walau tidak melihat.

2. Menyediakan tempat bagi murid-muridnya. Yohanes 14:1-6


Hidup bersama Yesus didalam kekekalan. Intropeksi diri apakah nama kita tercatat di surga?

3. Menambah jumlah bilangan murid-murid Yesus.

Tuhan memberikan Amanat Agung, untuk membawa jiwa-jiwa bagi Kerajaan Allah. Wewenang dan tugas ada ditangan kita semua untuk meneruskan membawa Berita Keselamatan, Injil kepada mereka yang belum mengenal dan mendengarnya.

Roh Kudus ,sudah dicurahkan bagi kita semua : menghibur, menginsyafkan dan mengajar, bahkan memberikan kekuatan dan keberanian dalam penginjilan(Kis.Ras 1:8), -yang adalah pribadi Allah sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar